Tag Archives: cewek idaman

CINTA PADA KRITERIA

20140516-223424.jpg

Setiap orang pasti memiliki kriteria-kriteria khusus tentang siapa yang akan dijadikan pasangan hidupnya kelak. Biasanya para cewek pasti akan mencari calon suami yang mapan. Sisanya adalah kriteria tambahan yang diterapkannya. Dan para cowok biasanya akan mencari calon istri yang cantik luar dan dalam yang tentunya juga menurut pada suami. Sisanya dia yang tentukan. Bahkan di banyak artikel, pada agama tertentu mengajarkan supaya umatnya mencari calon pendamping hidupnya kelak dengan beberapa kriteria yang sudah disarankannya.

Yang paling banyak disebutkan pada kriteria yang wajib dipenuhi sebagai calon pasangan hidup adalah yang baik. Baik seringkali mengaburkan. Karena banyak orang yang mencari orang baik, maka seringkali orang akan berusaha tampil baik untuk memikat calon pasangannya. Karena dalam baik biasanya tidak ada kriteria konkret. Ia hanya mampu dirasakan.

Sebenarnya baik itu relatif. Saya percaya setiap kita ini dilahirkan menjadi orang baik. Mungkin akan kelihatan tidak baik jika memang bukan pada pasangannya. Bukankah magnet bila kutub yang tidak ditakdirkan berpasangan, jika didekatkan akan tolak menolak?

Pernah saya bertanya kepada teman-teman saya yang sudah berpasangan, kenapa mereka memilih pasangan mereka. Selalu satu kata pertama yang diucapkan adalah karena dia baik. Ya, baik sudah menjadi kriteria umum. Sedikit orang yang memasukkan kriteria di luar baik ini dalam kriteria mereka mencari pasangan hidup.

Dengan budaya yang ada di Indonesia, kriteria selanjutnya yang sering disebut adalah seagama dan sesuku. Ini yang penting juga. Karena agama adalah landasan kita dalam berpikir dan bertindak. Tidak berbeda saja banyak masalah yang dihadapi, bagaimana jika berbeda? Itu sama saja memasukkan diri dalam pencobaan.
Begitu kalimat yang sering mereka dengungkan dulu kepada saya.

Ya. Semua akan memiliki kriteria dalam mencari pasangan. Bukan karena sombong melihat diri terlalu tinggi. Tapi kriteria ini adalah sebuah penilaian yang dianggap mampu untuk mengisi dan menselaraskan perjalanan hidup kita di tahap-tahap selanjutnya. Kriteria-kriteria itu merupakan filter kita dalam mencari pasangan kita. Bahkan bisa jadi jika kita tidak menerapkan kriteria tertentu, orang akan melihat kita sebagai sosok yang gampangan. Namun jika kita keukeuh mencari yang sesuai dengan semua kriteria kita, orang akan memicingkan mata dan berkata, “dasar pilih-pilih. Kayak situ kecakepan aja”. Hahahahhahahaha….

Ya. Sepertinya lebih sedikit orang yang beruntung yang berjodoh dengan pasangan yang sesuai dengan kriteria idamannya. Namun, apakah benar dalam segala sisi semua terpenuhi? Misalnya kita menerapkan 3 kriteria ideal pada pasangan kita, apakah lalu semua akan berjalan mulus dan sempurna? Hohohohoho…tentu saja tidak! Mungkin 3 kriteria itu telah terpenuhi, tapi apakah karakter lainnya dapat ditoleransi? Pada tahap ini nanti, tentu ada adaptasi yang harus dijalani. Tidak mudah. Sangat tidak mudah.

Lepas dari segala kriteria itu, adalah cinta yang utama. Ketika cinta sudah menyapa, tidak sedikit orang terheran-heran. Karena terkadang cinta jatuh pada seseorang di luar kriteria-kriteria khusus yang dipancangkan. Cinta terkadang memang penuh misteri. Namun cinta juga tidak melepas logikanya. Saat Sang Cinta sudah mempertemukan, sejauh apapun hati berusaha berlari, ia akan tetap mengikuti.

Memegang teguh kriteria ideal idaman memang perlu. Namun, semua bisa lebur saat cinta telah ada. Dimana ada cinta, di situlah kebahagiaan kita berada. Karena hanya cinta yang akan memberi kita iman dan harapan untuk tetap berjuang.