Pohon di Tepi SungaiMu

Biarkan telut dan madahku menjadi Mazmur abadi bagiMu
Biarkan setiap jengkal langkahku menjadi silih untukMu
Pada kasih sejatiMu aku menyandarkan jiwaku
Memainkan kecapi di tepi aliran sungai hidupMu.
Jadikan setiap sentuhanku menjadi mulia untukMu
Atas meja perjamuanMu ragaku berserah
Di hadapan altar kudus jiwaku melenguh
Dengan kepenuhan dalam retret panjangku
Bukan…bukan seruan Abba saja yang Kau dengar
Namun rintihan hati penuh iman menjadi persembahan suci bagiMu
Ini aku
Mencoba menjadi pohon segar yang tumbuh di pinggir aliran sungai

Surabaya, 22 October 2009

by : SendangSiena

About sendangsiena

Talking talking it's not just talk View all posts by sendangsiena

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: